You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ceceran Tanah di Jl Matraman Raya Bahayakan Pemotor
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Ceceran Tanah di Jl Matraman Raya Bahayakan Pemotor

Ceceran tanah dan pasir di Jalan Matraman Raya, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur dikeluhkan pengendara motor karena berpotensi memicu kecelakaan.

Di depan saya ada angkot yang ngerem mendadak. Saya ikutan ngerem malah kepeleset

Cici (45), salah seorang pengendara motor mengaku pernah terjatuh di ruas jalan ini karena tergelincir saat mengerem mendadak di ceceran tanah.

"Di depan saya ada angkot yang ngerem mendadak. Saya ikutan ngerem malah kepeleset," katanya, Selasa (7/2).

Warga Penjaringan Minta Pohon di Jl Tanah Pasir Ditoping

Ia berharap, ceceran tanah di ruas jalan tersebut bisa secepatnya dibersihkan agar tidak ada lagi pengendara motor yang mengalami kecelakaan.

Sementara itu, Wawan (23), salah seorang pedagang mengatakan, ceceran tanah di ruas jalan ini berasal dari pembangunan inftrastruktur di sekitar lokasi.

"Suka lama dibersihinnya. Makanya kalau hujan becek dan licin," ujarnya.

Terkait persoalan ini, Lurah Kebon Manggis, Merarianita menjanjikan segera mengecek ke lokasi dan menindaklanjuti masalah tersebut.

"Kita akan cek dulu ke lapangan. Setelahnya baru kita tentukan langkah tindaklanjutnya seperti apa," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7663 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5466 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1603 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1434 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1313 personFakhrizal Fakhri